Akhirnya Ketahuan Ternyata Novel Bamukmin Bukan Seorang Habib, Ini Buktinya

Diposkan oleh Nusantara Kita





Baca Juga Artikel Top Ini:


    Sebelumnya saya sudah memposting artikel tentang " Jadi saya ingatkan lagi artikel sebelumnya yang sudah saya ketik sebelumnya yang berbunyi begini apa itu sejarah pizza hut:

    Pizza Hut adalah restoran berantai dan waralaba makanan internasional yang mengkhususkan dalam pizza. Perusahaan ini didirikan pada 1958 oleh dua mahasiswa, Dan dan Frank Carney di Wichita, Kansas. Dia dibeli oleh PepsiCo, Inc. pada 1977. Pizza Hut sekarang ini merupakan restoran pizza berantai terbesar di dunia, dengan hampir 12.000 restoran, kios pengantaran-ambil ke luar di lebih dari 86 negara. - wikipedia


    Sekarang mari kita simak dari mana pepsi tersebut :


    Institut Riset Media Timur Tengah (MEMRI) telah merilis pernyataan berbahasa Inggris yang diberikan oleh seorang pemuka Islam di Mesir pada bulan Februari  2009 lalu, dimana dia menjabarkan bahwa PEPSI sebenarnya adalah kepanjangan dari 

    “Pay Every Penny to Save Israel” atau “Sumbangkan setiap penny untuk menyelamatkan Israel.”

    Para pemuka Muslim dengan tegas menyatakan mereka takkan pernah menarik pernyataan yang mengemukakan bahwa Pepsi Cola esensinya adalah nama kode bagi komplotan Zionis


    Sebelumnya,  seorang anggota parlemen organisasi Hamas di Gaza juga mengeluarkan pernyataan sama tentang hal tersebut pada April 2008 silam. Berbicara dalam stasiun TV Al-Aqsha, anggota perlemen Salem Salamah menyatakan, “Ada berbagai perusahaan yang didirikan oleh para kolonialis dan pendudukan – berbagai perusahaan besar dengan banyak cabang di seluruh penjuru dunia, seperti Pepsi, Pepsi Cola. Ini adalah perusahaan terkemuka. Pepsi adalah kepanjangan dari Pay Every Penny to Save Israel.” - dari arrahmah





    JAdi Akhirnya para Organisasi pencatat keturunan Nabi Muhammad SAW, Rabithah Alawiyah menegaskan Novel Chaidir Hasan Bamukmin bukanlah seorang habib. Habib sendiri diartikan sebagai keturunan Rasulullah SAW. Novel yang tak lain adalah Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta mengaku sudah melihat pemberitaan tersebut. Dirinya pun tak mempermasalahkan pernyataan dari pihak Rabithah Alawiyah seperti yang dikatakan dari situs LIPUTAN6.


    "Masalah itu bukan kapasitas saya. Yang jelas saya terlahir dengan nama Habib," ucap Novel ketika dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu (4/1/2017).

    Dia mengaku, nama lengkap dirinya adalah Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin. "Terlepas dari benar atau tidak (keturunan langsung Nabi Muhammad SAW), itu bukan kapasitas saya," ujar Novel.

    Dia juga mengaku heran masyarakat mempertanyakan perihal nama Habib yang sudah menempel di dalam dirinya.

    "Di sidang Ahok juga enggak ada permasalahan nasab (keturunan)," kata Novel.

    Lagipula, selama ini dirinya tak pernah memberi pernyataan terkait dirinya adalah keturunan langsung Nabi Muhammad SAW.

    "Saya nggak pernah menyatakan itu. Sekarang saya nggak mau menanggapi. Saya enggak mau berkutat selain dari kasus Ahok," Novel menegaskan.

    Dengan banyaknya pemberitaan dirinya di luar kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Novel merasa kini dirinya tengah mendapat serangan. Termasuk pemberitaan soal Fitsa Hats.

    "Saya merasa diserang dengan kasus pribadi. Saya hanya mau dipertanyakan tentang kasus Ahok saja," Novel menandaskan.
    Nah sudah saatnya para gelar habib di Indonesia segera di cek lagi akan kebenarannya, kadang- kadang mereka suka menambah- nambahkan nama tanpa mengecek dahulu.

    { 0 komentar... THIS BLOG DOFOLLOW or add one}


    Post a Comment