Astagfirullah, Cewek Ini Berzina Dengan Ustad di Kuburan, Hingga Itunya Mengeluarkan Sesuatu Yang tak Lazim, Foto

Diposkan oleh Nusantara Kita





Baca Juga Artikel Top Ini:


    Astagfirullah, Cewek Ini Berzina Dengan Ustad di Kuburan, Hingga Itunya Mengeluarkan Sesuatu Yang tak Lazim, Foto - Ya beginilah prialku menyimpang yang terjadi di Indonesia, hampir semua anak muda hidupnya suka yang bebas dan tanpa aturan, padahal mereka sudah tau kalau berzina itu dosa yang sangat besar mana lagi dilakukan di kuburan,nauzubillah,,Tindakan tak terpuji dilakukan oknum ustaz (guru) sebuah madrasah ibtidaiyah (MI) di Sumenep, Jawa Timur. Dia adalah SA, 27, warga Desa Gapurana, Kecamatan Talango, Sumenep. SA diduga menggagahi HA, 25, warga Desa/Kecamatan Talango, Sumenep.SA dan HA sebenarnya sudah lama menjalin percintaan. Namun apes, hubungan keduanya terbongkar saat HA mengalami pendarahan setelah melakukan zina dengan SA seperti yang saya kutip dari situs JPNN.

    gambar ilustrasi

    Kronologinya, Sabtu (23/7) sekitar pukul 17.30, rindu SA kepada HA tidak bisa ditunda. SA menghubungi HA untuk bertemu. Pukul 18.30 mereka bertemu di Jalan PUD Desa Gapurana.HA lalu diajak ke salah satu tempat yang jauh dari keramaian. Yakni, di dekat kuburan Dusun Saroan Laok, Desa Gapurana.

    Dikarnakan ga kuat iman si SA Kecil, SA mengajak HA melakukan zina. Setelah nya , mereka meninggalkan lokasi. Namun, sebelum pasangan dimabuk asmara itu meninggalkan tempat, HA memberitahu bahwa itunya mengeluarkan darah.Mendengar ucapan kekasihnya itu, SA menyatakan lumrah karena kali pertama berhubungan badan. HA pun tenang. Mereka kemudian pulang ke rumah masing-masing. Namun, saat HA sampai di rumah, pendarahan tidak berhenti. Dia lantas dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget.Menurut Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Hasanuddin, Polsek Talango sudah mengamankan SA. Namun, peristiwa antara SA dan HA tidak berlanjut ke proses hukum.

    "Diselesaikan secara kekeluargaan. SA bertanggung jawab atas perbuatannya kepada HA," katanya.

    Dengan demikian, kasus asusila tersebut selesai secara hukum. Sebab, perkara itu merupakan delik aduan. 
    "Kami tidak tahu kapan (SA dan HA) akan dinikahkan. Tapi, kedua pihak sepakat untuk dilanjutkan ke pernikahan. Kami buatkan surat pernyataan," jelas Hasanuddin. 
    Waduh,begitu rusakkah pergaulan anak sekarang? sampai-sampai pelaku tidak memandang statusnya sebagai apalagi ya kalau udah begini ya dinikahkan lah sebelum makin bertambah dan artikel ini bisa di temukan di :
    kelakuan ustad bejad,kelakuan ustad hariri,kelakuan ustad solmed,kelakuan ustad aswan,kelakuan ustad riri,kelakuan ustad guntur

    { 7 komentar... THIS BLOG DOFOLLOW or add one}


    king said...

    Melihat kasus tersebut rupanya keteladanan dari orang tua saja tdk cukup, perlu tindakan preventif (pencegahan)agar hal-hal buruk tidak terjadi sehingga anak selamat dan keluarga selamat.

    herbal said...

    Kemudahan akses informasi sekarang ini banyak disalahgunakan oleh kalangan remaja, akibatnya angka kekerasan, pelecehan meningkat drastis dan itu pelakunya adalah usia sekolah.
    Pihak sekolah harus sering-sering melakukan penyadaran dengan sesekali merazia isi tas dan ponsel milik anak didik.
    Tindakan pencegahan ini penting dan perlu agar moral generasi bangsa ini tidak semakin rusak.

    Jojok-OriParfum said...

    Susah sekali memang saat ini, pemantapan iman agama perlu ditanamkan kepada anak2 kita, arus informasi tidak bisa dibendung, benteng terkuat ada dalam pribadi kita dan anak2. semoga kita dijauhkan dari segala godaan setan tersebut dan selalu dilindungi-Nya. Amiin

    agen korset munafie said...

    banyak orang ngomong sweeping melanggar ham,buktinya pergaulan makin bebas

    agen body serum fair n pink said...

    hukum syariat harus di tegakan

    agen fair n pink said...

    harusnya di rajam 100x terus di usir stelah di nikahkan

    adhi said...

    berani berbuat, berani tanggung akibat, dunia akhirat

    Post a Comment